cerpen sedih: bahagiaku ketika melihat senyummu
Hari ini tak seindah hari kemarin, begitu berat rasanya untuk mengambil keputusan melepaskanmu dari hidupku. Ya mungkin ini berat, namun ku sadari ini yang terbaik untuk kita. Aku sadar seperti apa posisiku saat ini, tapi aku bahagia masih di beri kesempatan untuk dekat denganmu walau hanya sebagai teman. Setidaknya aku masih ada di hatimu, walau gak bisa memiliki ragamu. Hari kemarin masih bisa bersamamu, tapi tidak hari ini. Ya karena aku tau, kau tlah menjadi miliknya.
Ku coba lewati hari ini dengan
senyuman tanpa beban. Mencoba menutui luka, seakan tidak ada apa-apa di hadap
sahabat-sahabatku.
“key,
kamu gak apa – apakan?” kata herly, salah satu sahabatku
“emangnya
aku terlihat sakit ya? Perasaan aku gak kenapa-kenapa, apa ada yang aneh dengan
diriku?” tanyaku seakan tidak ada apa-apa dan sambil tersenyum dalam duka
“ya
gak juga sih, tapi matamu kok sedih gitu. Kamu gak bisa bohong key, walau kamu
senyum, tapi matamu menangis. Dan aku tau itu.” Tambah temenku
“
gak apa-apa kok, tadi malem gak bisa tidur. Banyak nyamuk di rumah. Hehehe”
jawabku
Dengan
setengah gak percaya herly mencoba menerima jawabanku. Aku gak mau bikin mereka
merasa kwatir sahabatku.
*****
Sebulan berlalu, dan ku mulai bisa
lalui semua dengan senyuman. Ya aku bisa, tiba-tiba HP.ku berdering sebuah SMS
dari herly.
From
: herly
To
: keyna
‘key, kamu udah lihat FB blom?’
From
: keyna
To
: herly
‘belom emang ada apa her?’
From
: herly
To:
keyna:
‘gak apa-apa sih, aku tadi kok lihat status
hubungannya radit bertunangan dengan vega. Beneran ta itu?’
Deg.
Tiba-tiba hati ini kembali sakit mendengar pesan itu. Ku coba tegarkan hati ku
buka akun FB.ku. ya benar. Mereka bertunangan. ‘Tuhan... inikah akhir dari semuanya? Sesakit inikah rasa cinta itu?
Melihat orang yang kita cintai akan menjadi pendamping hidup seseorang. Bukan,
bukan seseorang tapi seorang teman. Sakit ya Allah. Sanggat menyakitkan. Dengan
cara apa aku bisa lewati ini semua?’ kataku dalam hati. Dan air mataku tak dapat ku
tahan lagi. Ya aku menangis, ‘haruskah
secepat itu? Haruskah semuanya aku yang mengenangnya sendiri? Haruskah aku
tersenyum demi kebahagiaanmu?’ Ingin
sekali ku akhiri hidupku pada saat itu juga. Tapi aku mencoba tegar, demi
sekolahku, demi orang tuaku dan demi orang yang menyayangiku. Hidupku harus
tetap bertahan, ya aku pasti bisa. Ku kuatkan hati, ku kirimkan pesan FB ke
radit. “selamat ya dit, ku kira Cuma
bercanda ternyata beneran. J
semoga bahagianya. Ku tunggu undanganya J”
. tanpa berfikir
panjang langsung ku blokir akun Fbnya dan
belajar mengikhlaskannya.
*****
Dua bulan berlalu dan sekarang hari
pertama UNAS. Dan aku memutuskan setelah UNAS hari terakhir aku akan pergi dari
kota ini dan ikut orang tuaku tinggal di Surabaya dan melanjutkan kulia di
sana. Semoga aku bisa move on darinya, ya di sana adalah satu-satunya tempat
dimana aku gak bisa bertemu dengan radit dan gak pernah ada kenangan di kota
itu. Tidak ada dia dan kenangannya semakin memudahkanku untuk melupakannya.
Amin. J
Tapi ternyata sia-sia walaupun aku
pergi kemanapun hatiku masih ada di ragamu. Bayanganmu menghantuiku sanggat
mengangguku. Apalagi ku dengar pernikahanmu tinggal 2 bulan lagi. Ya Allah,
kuatkan aku, tegarkan aku dan beri au keikhlasan. Hanya itu yang bisa ku
ucapkan di setiap do’aku. Akupun belum yakin apa aku mampu untuk datang ke
pernikahanmu atau tidak. Dalam lamunanku herly menelponku.
“key, gimana kabarmu” katanya
“alhamdulillah baik, kenapa ner?” tanyaku
“ gak apa-apa sih, hari ini kamu kan ultah.
Apa kamu gak pulang? Temen-temen udah nyiapin kejutan buat kamu ini. Ayo donk
pulang.” Bujuk herly. Ya saat ini
setelah UNAS selesai aku di jemput ayah untuk ikut ke Surabaya.
“gak ah her, aku kasihan sama ayahku. Dia
pasti capek. Jadi aku gak bisa pulang. Maaf ya” jawabku
“oh ya udah kalau gitu, dah” katanya
sambil mengakhiri telponnya.
*****
Dua bulan berlalu begitu cepat hari
ini hari terakhir ujian SBMPTN, tepatnya 3 hari sebelum pernikahan radit berlangsung.
Dan aku slalu berharap pernikahan itu gak pernah terjadi. Tapi itu gak mungkin,
emang ini sinetron?.
“gimana dek, tesnya? Bisa?” tanya kakakku yang waktu itu menjemputku
untuk pulang dari ujian SBMPTN.
“alhamdulillah gak bisa kak,hehehehe” jawabku
“loh kok gitu? Ya udah gak usah di fikir.
Kita ke mall yuk, biar kamunya gak stres.” Ajak kakak. Dan aku mengiyakan.
“oh ya dek, kamu nanti datang ke
pernikahannya radit?” tanya kakak
yang membuatku sedih.
“entahlah kak, aku masih takut . kalau aku menangis
di sana gimana?” jawabku sedih
“ya udah kamu datang sama temen kakak aja.
Tenang temen kakak ganteng-ganteng kok, biar Radit tau di salah telah
nyia-nyiain kamu” kata kakak.
“gak usah kak, percuma, radit juga gak bakal
jelous. Aku datang sama temenku aja.” Jawabku.
Tiba-tiba ada SMS dari nomer yang
aku kenal tapi gak aku simpan.
From:
085xxxxx
To:
keyna
‘siang’
From:
keyna
To
: 085xxxx
‘siapa ya?
From:
085xxxxx
To:
keyna
‘ini aku radit, gimana ni
kabarmu? Aku kangen banget sama kamu.’
Sebuah
pesan yang membuatku ingin meneteskan air mata saat itu juga. Tapi aku harus
tegar dan kuat. Hatiku pun berkata ‘kemana
saja kamu slama ini? Kenapa kamu baru menghubungiku ketika pernikahanmu tinggal
menghitung jam. Setega inikah kau permainkan hatiku radit? Aku berusaha
mati-matian untuk bisa move on dari kamu. Tapi semudah itukah kau datang lagi?
Apa kamu pernah memikirkan perasaanku saat ini?’ tapi aku berusaha tegar
dan sabar dan ku balas pesan darinya
From:
keyna
To
: 085xxxx
‘alhamdulillah aku baik.
Kamu? Ciiie yang mau nikah, aku di undang gak ini? Ku harap sih
begitu.hehehehe’
Aku
hanya ingin terlihat tegar dimatamu, dan hanya Tuhan yang tau betapa hancur dan
sakitnya hatiku saat ini.
From:
085xxxxx
To:
keyna
‘aku juga baik, tentu donk. Kamu pasti datang
kan? Kamu gak pulang ta key, aku pengen ketemu kamu. Kangen banget ini.’
From:
keyna
To
: 085xxxx
‘ya Aku pulang waktu pernikahanmu. Kebetulan
saat itu aku juga wisudahan. Jadi ya aku pasti datang ke pernikahanmu’
Tuhan, aku gak sanggup lagi. Aku menangis
sendirian di dalam toilet mall. Agar kakakku tak melihat aku menangis. ‘tegarkan aku ya Allah, lebih tegar lagi dari
hari kemarin. Ayo keyna kamu pasti kuat. Ayo semangat. Senyum J
kamu baik-baik saja oke. Yakinlah Allah akan memberikan apa yang kamu butuhkan
bukan yang kamu inginkan. Ayo donk senyum. Lewati semua dengan senyuman, maka
semua akan baik-baik saja.’ Aku mencoba menyemakati hatiku sendiri.
*****
Hari ini wisudahan dan hari
pernikahannya Radit. Ya hari ini aku pakek kebaya. Dan sampai saat ini aku
masih berharap pernikahan itu gak akan pernah terjadi. Atau mungkin pengantin
perempuannya tertukar gitu dengan aku. Tapi rasanya gak mungkin. Ini nyata
keyna bukan film. Aku mencoba tersenyum. Biar terlihat lebih cantik, masak udah
pakek kebaya, dandan cantik sedih sih? Gak mecis ah J. Aku kan punya Tuhan, Tuhan lebih
sayang aku dari siapapun yang ada di dunia ini. Tuhan adalah tempat
satu-satunya untukku mencurahkan isi hatiku. Hanya Tuhan yang tau segalanya
tentangku dan masa depanku.
Malampun datang, akupun kuatkan hati
untuk datang ke pernikahnya Radit. Dan siapkan senyum manisku untuknya, karena
setelah ini aku gak akan pernah bisa bertemu dengannya.
“selamat ya dit,” kataku sambil menjabat tangannya.
“makasih ya udah datang, dan makasih atas
do’a restunya’ jawabnya dengan nada yang lembut dan senyum yang manis dan
takkan pernah ku lupakan. ‘aslinya sih
aku masih belum bisa merestui dit, tapi aku bisa apa?’ kataku dalam hati. Dan akhirnya aku bisa
melewatinya dengan sempurnah, aku terlihat baik-baik saja. Walau sebenarnya
hati ini sangat-sangat menahan luka. Setidaknya masa yang ku takut-takuti itu
telah terlewati.
****
Enam bulan berlalu tanpa radit.
Tanpa masa lalu. Walau masih bersama kenangan itu. Mencoba mengangumi yang
lain, walau sebenarnya hatiku masih terlukir indah namanya, ya RADIT.
Melupakanmu tak semudah yang ku bayangkan. Sejauh manapun aku pergi, selama
apapun semuanya berlalu, aku masih mencintaimu. Takkan terganti, takkan pernah
bisa. Mungkin semua ini salahku, aku yang memulainya, jadi aku harus terima
rasa sakitnya. Aku pasti bisa, tak pernah peduli hatiku masih bersamamu. Yang
penting aku bisa tanpa ragamu. Dan entah mengapa hari ini aku merasa kangen
banget banget sama radit. Apa dia juga kangen aku ya? Ah gak mungkin. Dia kan
udah punya istri dan yang pasti istrinya lebih mencintainya daripada aku,
demikianpun dia. So gak ada satu alasan buatnya untuk kangen sama aku.
Lama banget aku gak pernah FBan. Dan
ku buka akun FBku. Permintaan pertemanannya banyak banget. Dan yang paling atas
‘RADIT’?. Ya Allah apa-apaan ini? Sepertinya Kau permainkan hatiku. Dengan
tegar ku konfirm Fbnya. Dia pun mengirimi aku pesan inbox.
‘
kangen banget’ katanya
‘sama’ jawabku
‘ketemuan yuk’ ajaknya. ‘kenapa
sih kamu datang setelah aku bisa tanpamu?’ kataku sebal
‘gak bisalah dit, kamukan udah punya istri.
Resikonya terlalu tinggi’ jawabku sambil menarik nafas panjang.
‘iya sih, tapi kan bisa
sembunyi-sembunyi’ katanya
‘janganlah, gimna kabarnya vega udah berisi
belum?’ tanyaku mengalihkan pembicaraan
‘belum kok, emank kenapa?’ tanyanya
‘
gak apa-apa Cuma tanya.’ Terus ku
putuskan untuk OFF. Daripada makin panjang dan bikin aku sedih lagi.
Setelah
semua ku lalui dengan baik-baik saja kenapa kamu kembali? Sebenarnya apa sih
yang ada dalam fikiranmu?.
****
Satu bulan berlalu dan Liburan
kuliapun tiba. Ku memutuskan untuk pulang dan menemui temenku, herly.
‘her, kamu di rumahkan?’ tanyaku
‘iya key, mengapa?’ jawabnya
‘aku main kesitu ya?dalam 10 menit aku
nyampai’ kataku
‘okey.’
Jawab herly.
Dan
10 menit berlalu akupun sampai di rumah herly.
‘herly, miss you so much.’ Kataku
‘iya key aku juga kangen
banget sama kamu. J
gimana udah bisa move on?’ tanya
herly aneh
‘kenapa kamu nanya gitu? Udahlah udah setahun
berlalu kali, masak gak bisa move on juga?’ jawabku bohong.
‘syukur deh, key aku mau
bilang sesuatu ma kamu, maaf aku baru bilang sekarang. Aku gak mau lihat kamu
sedih.’ Kata herly yang
membuatku penasaran.
‘iya apa?’ tanyaku penasaran.
‘tapi janji ya kamu gak bakal nangis?’ katanya
‘iya janji.’ Jawabku
‘sebenarnya 1 minggu sebelum pernikahannya
Radit, dia pernah ngirim pesan inbox ke aku. Dia kayaknya masih sayang sama
kamu. Bahkan dia belum siap nikah sama vega, tapi ortunya vega yang maksanya
untuk cepat-cepat nikah. Dia ingin kamu bahagia key, dia tau kalau kamu terlalu
cinta sama dia nanti kamu yang akan sedih. Karena dia tau ortumu gak mungkin
suka sama dia. Makanya dia milih vega. Dia ingin kau bisa melakukan semua hal
yang kau gak yakin kamu bisa. Dia ingin kamu kuat key, dia sangat-sangat sayang
kamu’ kata heyla,yang membuatku ingin meneteskan air mata.
Ya
Allah, entah apa yang harus ku lakukan. Aku tak bisa sekuat yang Kau harapkan,
aku manusia biasa. Yang penuh dengan air mata. Tak selamanya bisa ku tahan air
mataku sendiri.
‘maaf key, aku benar-benar minta maaf, ku
kira kamu udah bisa move on. Ternyata belum, aku gak bermaksud membuatmu
menangis. Maaf key.’ Kata herly
dengan nada seakan-akan bersalah.
‘gak apa-apa her’ kataku sambil mengusap
air mataku. ‘mungkin ada saatnya untukku
untuk tak menahan air mata ini lagi. Aku gak tau her, sampai kapan hatiku ini
tertulis namanya. Aku juga gak tau kapan aku bisa benar-benar menghapusnya dari
hati dan fikiranku. Tapi aku tau hidupku harus terus berjalan. Aku tak pernah
peduli ragaku nanti milik siapa, yang aku tau hatiku akan tetap untuknya.
Sampai kapanpun. Kamu gak salah, mungkin Allah menguji keikhlasan dan
kesabaranku untuk meninggihkan lagi derajatku. Terima kasih kau tlah
memberitahuku, sekarang aku tau apa yang tak pernah ku ketahui. Tenang her,
selama ini aku kuat. Jadi saat inipun aku bisa kuat.’ Jawabku dengan
tetesan air mata dan mencoba tersenyum.
*****
Setelah semuanya tlah terjadi, tak
ada yang harus di salahkan di sini. Ini hanya ujian untuk diri kita
masing-masing. Tergantung kita menghadapi ujian ini dengan ikhlas atau sedih.
Yang pasti, sesedih apapun yang saat ini kau rasakan, hadapi semua dengan
senyuman. Seberat apapun luka yang kau rasakan, yakinlah Tuhan slalu ada
untukmu. Dan percayalah rencana-Nya jauh lebih indah daripada yang kau
inginkan. Ini hanyalah sebuah inspirasi buat kalian yang merasa hidup ini
terlalu berat untukmu. Yakinlah masih banyak yang lebih terluka dari pada yang kau
rasakan. Tetap semangat dan tersenyum. J
Lagu
yang slalu mengingatkanku padamu.
Tak mungkin menyalahkan
waktu
Tak mungkin menyalahkan
keadaan
Kau datang di saat ku
membutuhkanmu
Dari masalah hidupku
bersamanya
Semakin ku menyayangimu
Semakin ku harus
Melepasmu dari hidupku
Tak ingin lukai hatimu
lebih dari ini
Kita tak mungkin trus
bersama
Suatu saat nanti kaukan
dapatkan
Seorang yang akan
dampingin hidupmu
Biarkan ini menjadi
kenangan
Dua hati yang tak
pernah menyatu
Maafkan aku yang harus
melepasmu
Walau ku tak ingin
sumber : http://liacliquersz.blogspot.com/
sumber : http://liacliquersz.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar